A LETTER FROM [TO] FRIEND part 4

Posted by : Sisterhood di 21.18
A LETTER FROM [TO] FRIEND


PART 4


HANA AZUURA

"hana...hana...hey pemalas, ayo bangun!," kata ryu sambil menggoncang-goncangkan badanku.
huuh..lagi-lagi dia masuk tanpa mengetuk, aku kan sudah besar.

" iyaa ini udah bangun, kenapa ga ngetuk dulu sih?,"jawabku malas.
Ryu mengacak-acak rambutku.
"udah dari tadi nona, mandi sana. bau banget," kemudian dia keluar,meninggalkanku yg masih berusaha mengumpulkan nyawa.


"haaah" aku menghembuskan nafas ke tanganku dan menghirupnya. lalu segera menutup hidungku sendiri.
"uuumph..bener kata abang, bau..hehehe,"batinku
aku bergegas menyambar handuk di balkon lalu mandi.


di dalam kamar mandi, aku sedikit memikirkan hal-hal yang terjadi belakangan ini. pusing yang berlanjut, sikapnya yang tiba-tiba manis, everything.


ah ya, aku ingat aku belum membalas suratnya. aku bergegas menyelesaikan mandiku, turun mengambil dua lapis roti coklat buatan ryu dan susu coklat kesukaanku.


meja belajarku masih berantakan, semalam kugunakan untuk mengerjakan tugas-tugas 'sialan' itu. buku-buku kusingkirkan sekenanya saja. mengambil secarik kertas biru dan mulai menulis balasannya.
semarang 28 desember 2010

sudah kubilang, aku hanya ingin membuatmu senang..hahaha

yah.. dia masih seperti dulu. jahil, ceroboh, dan manja.
padahal sudah jadi dokter, bahkan kadang aku yg lebih dewasa daripada dia.

ganteng??? hmmm yah,masih.walaupun aku malas mengakuinya. you know what, hampir tiap hari banyak kiriman coklat,bunga atau apalah dari penggemar-penggemar kakakku.
huft, padahal bukan artis. catatan: aku tidak iri, hanya saja... SIAPA YANG AKAN MENGHABISKAN ITU SEMUA.
aku selalu jadi tempat terakhir, huh. mending lah, kalo bisa menambah beratku. sayangnya tidak. dan itu menyakitkan.

aku rasa menyendiri itu ide yang buruk. kau tau, kau bisa saja kerasukan, tau mungkin di gunggu orang, bahkan diculik..hiiiy..!!
jadi jangan sekali-kali menyendiri. aku tau semua itu berat,tapi coba cari solusi dari semua itu. dan solusinya tidak harus menyendiri kan. cari kegiatan yg tidak membuat beban, melukis mungkin? itu kan favoritmu.

aku sangat ingin IPOD sebenarnya, kau tidak begitu berminat pada IPAD. kurasa lappie ACER ku ini sudah cukup :)
aku hanya ingin menyalurkan hobi 'berfoto' dan 'difoto' :)
well, aku ga tau jenisnya.hahaha
aku buta akan hal itu, intinya kamera SLR dan kuharap masih ada nanti.

hmm... menurutku masa pendewasaan = masa menyempurnakan/masa memulihkan jati diri yg kita daptkan atau mungkin masa mencari jati diri bagi yg belum tau siapa dia sebenarnya,hhihi
manusia memang unik, seperti kita yang kurus dan ga gemuk-gemuk :P

alasan logis mereka membenciku. mungkin sikapku yang gampang menerima orang jadi temanku. dekat dengan anak-anak cowok. dan sikapku yg slengean apa adanya. maybe..
masalah dengan mereka?? aku rasa mereka sengaja menjauhiku, entahlah. banyak yag dulu dekat sekarang menjauh.

aku sangat-sangat ingin memasak. sialnya kau hanya berdua dengan ryu. otomatis alat-alat itu tidak ada disini :(

mengenai 'mereka' yang suka padanya?? hmm..wathever... :P
we're so close now :)) and I'm happy about that.

hey,, kau harus mencobanya sesekali. jangan terus berkutat dengan kode-kode yg memusingkan itu. try to enjoy the sensation :))

hey..kau aneh. seorang keturunan jepang yang kursus bahasa jepang?? hmm,kurasa kita sama :))
aku sangat ingin ke korea, aku sedang mencari tempat kursus. sayangnya tidak kudapatkan tempatnya disini. sementara aku autodidak lewat internet :)) 
doakan aku juga.. semoga aku bisa jadi sekolah disana :)

ah yaa... aku rasa kau akan kesana dalam waktu dekat. 


with kiss :P

Hana Azuura

aku menatap suratku, melipatnya rapi kemudian meraih pigura di sudut meja. namun tiba-tiba semua menjadi kabur, dan memutih.



YUKIKO APRILIYANTI

Aku masih terdiam melihat foto yang terpajang di meja belajarku. Tampak wajahku bersama Hana yang tersenyum bahagia. Foto itu membuat dadaku bergetar, tapi bukan karena ada wajah Hana dan aku disana, melainkan dia. Aku kembali tersenyum mengingat Hana yang memarahiku karena terus memajang foto itu.

“Yuki, bisa tidak diganti dengan foto kita yang terbaru, yang ini hah....cupu sekali” kata Hana.

Aku hanya tersenyum dalam diam. Aku tidak ingin menggantinya karena foto itu adalah foto pertama aku dan Hana saat menjadi sahabat dekat dan ada wajah dia yang secara tak sengaja tertangkap di foto tersebut, seseorang dengan senyum yang bisa membuat jantungku berhenti berdetak, cinta pertamaku.

Aku kembali tersenyum sekali lagi dan mulai menulis....

Bandung
30 Desember 2010
Yahooooooo Hana (Yori Dango) :D
Sekali lagi ku katakan, kejujuran itu memang susah untuk diungkapkan.
Semuanya masih sama ya :)
Ya ampun, kakakmu masih saja memiliki banyak penggemar seperti dulu ya :)
Apa pacarnya tidak marah tuh?hehehehe. Kalau kamu tidak bisa menghabiskan semua coklat itu, berikan saja padaku, aku ikhlas menerimanya, hahahaha.
Melukis? Aku masih melakukannya hingga sekarang.
Aku berhenti menulis sejenak dan melihat lukisan setengah jadi di samping tempat tidurku. Tampak wajah seseorang yang selalu bisa membuatku tenang sedang tertidur nyenyak diantara tumpukan buku.

Sebaiknya mulai sekarang kamu harus mencari referensi tentang SLR. Daripada nanti salah beli, kan bisa gawat, heheheh

Satu hal lagi, kalau kamu punya kamera, intensitas buat di foto sangat sedikit, hahahha. Itulah yang terjadi padaku sejak memiliki kamera, ckckckc.

Begitulah, hahaha

Eh kamu aja ya yang gak gemuk – gemuk, sebenarnya aku bisa gemuk kalau aku mau. Masalahnya belakangan ini aku terlalu sibuk mengurus organisasi jadi terkadang lupa mengurusi cacing di perutku, hheheheh.

Biarkan saja  mereka yang menjauhimu. Anggap saja mereka memang tidak pantas menjadi orang yang berarti di hidupmu. Lagipula, kalau mereka tahu kamu sebenarnya seperti apa, aku yakin mereka akan menyesal sendiri.

Kalau kamu benar – benat ingin memasak, sebaiknya kamu minta ijin pada Ryu untuk membeli peralatan memasak. Ancam saja dia dengan berbagai macam hal, hahahahaha.
Hahaha, baguslah. Tetap pertahankan semua kondisi itu :)

Semoga kalian bisa bersatu, pitpiw, hahahahah

Gak ada yang menarik, aku hanya ingin memperdalam apa yang seharusnya aku pelajari saat ini. Anggap saja ini balas budi untuk ke dua orangtuaku.

Hahaha, tidak ada salahnya seorang keturunan Jepang belajar bahasa Jepang. Di Indonesia juga seperti itu kan? Orang Indonesia masih saja mempelajari bahasa ibu pertiwi mereka. Ayah memaksa ku mempelajari kanji, kamu tahu kan aku sama sekali tidak mengerti tentang kanji. Trouble but I’m so excited.

I’ll pray for you J

Hontouni? :D , kabari secepatnya padaku kapan kamu bisa ke sini J

With big smile

YUKIKO

Aku tersenyum menatap surat yang baru saja ku tulis. Mendadak angin bertiup dengan kencang dan menjatuhkan foto ku dan Hana.
Perasaanku menjadi tak tenang.

“Semoga tidak terjadi hal yang buruk”lirihku.



PART OF A LETTER FROM [TO] FRIEND :






click the labels at the left side to see another labels of our story

0 komentar:

Posting Komentar